Aktor serial TV 'Stranger Things', David Harbour, memberikan pidato
anti-Trump setelah menerima penghargaan di ajang Screen Actor Guild
(29/01). Pemeran Jim Hopper itu mengajak masyarakat untuk "memerangi
monster" bersama.
Acara populer Netflix itu menang dalam kategori
Outstanding Performance by an Ensemble in a Drama Series. Menjadi
bintang yang berpidato di atas panggung, Harbour mengajak masyarakat
yang 'terbuang' bersama-sama memerangi aksi tak adil Presiden Donald
Trump.
"Kami bersatu, kita semua adalah manusia dan kita semua
bersama-sama berada di perjalanan hidup yang mengerikan, menyakitkan,
gembira, menarik, dan misterius," ujar Harbour ke penonton. "Sekarang,
kita bertindak seperti narasi 'Stranger Things', Midwesterners tahun
1983 akan mengusir para pem-bully. Kami akan membantu orang-orang aneh
dan buangan - mereka yang tak punya harapan. Kami akan melewati
kebohongan. Kami akan memburu para monster."
Ia melanjutkan; "Dan
ketika kita berada pada kerugian di tengah-tengah kemunafikan dan
kekerasan pda individual dan institusi tertentu, kita akan, seperti
kepala polisi Jim Hopper, memukul beberapa orang di wajah ketika mereka
berusaha menghancurkan kebaikan dan kehilangan dan keterpinggiran. Dan
kami akan melakukan semua itu dengan, jiwa, dengan hati, dan dengan
sukacita. Kami berterima kasih atas tanggung jawab ini!"
Jumat
kemarin (27/01), Presiden AS menandatangani surat pelarangan memasuki
negaranya selama empat bulan kedepan untuk negara Syria, Sudan, Iran,
Somalia, dan Libya. Bahkan mereka yang memegang kartu hijau resmi dan
visa yang dikeluarkan oleh AS atau yang memiliki kewarganegaraan ganda
dengan negara lain tidak akan diizinkan masuk ke negara itu.

No comments:
Post a Comment